Kamis, 11 April 2019

KLASIFIKASI DAN JENIS MANFAAT BAGI SUMBER DAYA HUTAN POHON KARET

Paper Ekonomi Sumber Daya Hutan                                                Medan,   April  2019
KLASIFIKASI DAN JENIS  MANFAAT BAGI SUMBER DAYA HUTAN POHON KARET

Dosen PenanggungJawab :
Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si.

Oleh :
Theofilus Barus
171201136
Hut 4D













PROGRAM STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN


2019













KLASIFIKASI DAN JENIS-JENIS MANFAAT BAGI SUMBER DAYA HUTAN POHON KARET



Hutan adalah sebuah kawasan yang ditumbuhi dengan lebat oleh pepohonan dan tumbuhan lainnya. Kawasan-kawasan semacam ini terdapat di wilayah-wilayah yang luas di dunia dan berfungsi sebagai penampung karbon dioksida, habitat hewan, modulator arus hidrologika, serta pelestari tanah, dan merupakan salah satu aspek biosfer Bumi yang paling penting. Hutan menurut Undang-Undang tentang Kehutanan Nomor 41 tahun 1999 adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan.
Ekonomi SDH adalah suatu bidang penerapan alat-alat analisis ekonomi terhadap persoalan produksi, permintaan, penawaran, biaya produksi, penentuan harga termasuk dalam kajian ekonomi mikro dan masalah kesejahteraan masyarakat (kesempatan kerja, pendapatan produk domestik dan pertumbuhan ekonomi) yang termasuk dalam kajian ekonomi makro. Kajian ekonomi mikro dalam ekonomi SDH untuk menjawab barang dan jasa hasil hutan apa yang diproduksi sehingga dapat menguntungkan unit usaha (bisnis) sebagai pelaku usaha, sedangkan kajian ekonomi makro akan menjawab bagaimana sumberdaya hutan dimanfaatkan untuk sebesarbesar kemakmuran rakyat dalam pengertian bahwa sumberdaaya hutan telah memberikan kontribusi bagi tersedianya lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat dan memberikan jasa perlindungan lingkungan bagi semua masyarakat.
Hasil hutan juga jelas merupakan sumberdaya ekonomi potensial yang beragam yang didalam areal kawasan hutan mampu menghasilkan hasil hutan kayu, non kayu dan hasil hutan tidak kentara (intangible) seperti perlindungan tanah, pelestarian sumberdaya air dan beragam hasil wisata. Uraian tersebut di atas terungkap bahwa hutan, kehutanan dan hasil hutan sesungguhnya menjadi sumberdaya (resources) yang mempunyai potensi menciptakan barang, jasa serta aktifitas ekonomi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kajian ekonomi akan meliputi semberdaya sendiri-sendiri atau secara majemuk sehingga disebut sumberdaya hutan.
Dengan demikian Ekonomi sumberdaya hutan adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam memanfaatkan sumberdaya hutan, sehingga fungsinya dapat dipertahankan dan ditingkatkan dalam jangka panjang. Pada dasarnya ekonomi summberdaya hutan tidak berbeda dengan ilmu pengetahuan ekonomi pada umummnya, karena sumberdaya hutan mengandung sifatsifat khas sehingga dipandang dapat dipahami kalau dipelajari sebagai subjek pengetahuan tersendiri. 1). Produk SDH senantiasa tumbuh dalam proses produksi yang berlainan dengan produksi dalam suatu pabrik yang meramu bahan mentah melalui suatu proses teknologi yang dapat diatur waktunya. Proses produksi SDH tergantung alam dan memerlukan waktu lebih lama 2). Kayu sebagai salah satu produk utama sumberdaya hutan yang penting diambil dari pohon-pohon yang beragam umurnya memerlukan persediaan yang cukup besar (luas dan volumenya), dengan sendirinya menuntut manajemen yang tidak sederhana 3). Akibat situasi di atas, massa kayu yang merupakan tegakan yang senantiasa tumbuh itu tidak mudah dibedakan apakah merupakan produksi akhir atau sebagai modal yang sedang dalam pertumbuhan.













KLASIFIKASI JENIS DAN MANFAAT POHON JATI
Kingdom          : Plantae

Divisi               : Spermatophyta
Kelas               : Dycotyledonae
Ordo                : Euphorbiales
Famili              : Euphorbiaceae
Genus              : Hevea
Spesies            : Hevea brasiliensis
            Karet adalah tanaman perkebunan tahunan berupa pohon batang lurus. Pohon karet pertama kali hanya tumbuh di Brasil, Amerika Selatan, namun setelah percobaan berkali-kali oleh Henry Wickham, pohon ini berhasil dikembangkan di Asia Tenggara, di mana sekarang ini tanaman ini banyak dikembangkan sehingga sampai sekarang Asia merupakan sumber karet alami. Di Indonesia, Malaysia dan Singapura tanaman karet mulai dicoba dibudidayakan pada tahun 1876. Tanaman karet pertama di Indonesia ditanam di Kebun Raya Bogor. Indonesia pernah menguasai produksi karet dunia, namun saat ini posisi Indonesia didesak oleh dua negara tetangga Malaysia dan Thailand. Lebih dari setengah karet yang digunakan sekarang ini adalah sintetik, tetapi beberapa juta ton karet alami masih diproduksi setiap tahun, dan masih merupakan bahan penting bagi beberapa industri termasuk otomotif dan militer.

Karet merupakan komoditas perkebunan yang sangat penting peranananya di Indonesia. Selain sebagai sumber lapangan kerja bagi sekitar 1,4 juta tenaga kerja, komoditas ini juga memberikan kontribusi sebagai salah satu sumber devisa nonmigas, pemasok bahan baku karet, dan berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

            Tanaman karet merupakan tanaman tahunan yang dapat tumbuh sampai umur 30 tahun. Habitus tanaman ini merupakan pohon dengan tinggi tanaman dapat mencapai 15-20 meter. Modal utama dalam pengusahan tanaman ini adalah batang setinggi 2,5 sampai 3 meter dimana terdapat pembuluh lateks. Oleh karena itu fokus pengelolaan tanaman karet ini adalah bagaimana mengelola batang tanaman ini seefisien mungkin.
Manfaat Jati Secara Umum

Tanaman karet atau yang disebut juga hevea brasiliensi merupakan tanaman yang dapat hudup berpuluh-puluh tahun lamanya.tanaman karet ini memiliki prospek yang sangat menguntungkan karena dapat menghasilkan latek yang dapat dijual untuk diproses menjadi bahan pembuatan ban.

Karet sangat  bermanfaat bagi manusia yang dimana karet selalu ada dikehidupan kita sehari-hari nya. Karet juga sangat  berperan penting dalam reboisasi dan rehabilitas lingkungan karena tanaman karet sangat baik beradaptasi dengan lingkungan dan tidak memerlukan tanah dengan tingkat kesuburan yang tinggi.
Tanaman  karet juga bermanfaat dalam pembuatan karet  getah yang dihasilkan oleh tanaman karet menjadi bahan utama dalam pembuatan karet. Bahan-bahan yang dihasilkan dari getah karet bermacam-macam. Contoh produk yang menggunakan bahan baku karet seperti ban karet yang dapat di daur ulang ,bantalan karet yang digunakan para karyawan dan sebagainya.
Tanaman karet ini juga dimanfaat kan sebagai bahan baku pembuatan produk sintesis. Banyak kemudahan yang kita dapat dari adanya industri sintesis.produk yang dihasilkan dari industri ini seperti alat-alat kendaraan,alat kesehatan,perkakas,dan lain sebagainya.
Tanaman ini juga dapat mengurangi emisi rumah kaca. Pohon karet menyerap gas buangan dan menghasilkan oksigen yang jauh lebih maksimal. Tanaman ini juga menyerap gas karbondioksida yang diolah menjadi sumber karbon untuk fotosintesis. Hal ini sangat membantu dalam mengurangi atau mengatasi efek rumah kaca seperti pemanasaan global dan kerusakan lingkungan.
Pohon karet juga dapat dimanfaat kan dalam dunia lapangan kerja karena dalam pemeliharaan pohon karet membutuhkan banyak perawatan. Dan dalam penyadapan dibutuhkan perwatan yang secara rutin, dalam pengambilan getah pohon karet sangat dibutuhkan banyak sekali pekerja. Pohon karet telah membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan ekonomi masyarakat.
Pohon karet biasanya membutuhkan lahan yang luas dan sangat membantu dalam pemanfaatan lahan. Banyak  lahan di beberapa wilayah yang tidak terpakai dan ini dapat digunakan untuk membuka lahan perkebunan karet. Hal ini ternyata sangat baik untuk mengembangkan pemanfaatan lahan yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat yang mau bekerja untuk memelihara pohon karet.
Ternyata biji karet juga dapat dimanfaatkan untuk produk obat-obatan. Biji karet yang mengandung berbagai jenis senyawa dan nutrisi seperti lemak, air, protein, dan semyawa lain nya. Selain itu juga biji karet mengandung beberapa bahan seperti tiamin,asam nikotinat,akroten,tokoferol yang yang dapat digunakan untuk campuran obat-obatan dan produk makanan. Biasanya semua bahan sudah diolah dengan proses yang higenis sehingga bisa digunakan secara aman.

KLASIFIKASI DAN JENIS MANFAAT BAGI SUMBER DAYA HUTAN POHON KARET

Paper Ekonomi Sumber Daya Hutan                                                   Medan,      April    201 9 KLASIFIKASI DAN JENIS    MAN...